Text
Peran Tata Kelola Perusahaan Dalam Memoderasi Pengaruh Pelaporan Keberlanjutan, Praktik Akuntansi Hijau Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Di Indonesia
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pelaporan keberlanjutan,
praktik akuntansi hijau, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan, serta menguji
peran tata kelola perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Nilai
perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan rasio Price to Book Value
(PBV), pelaporan keberlanjutan menggunakan standar GRI-G4, akuntansi hijau
menggunakan peringkat PROPER, dan struktur modal menggunakan rasio Debt to
Equity Ratio (DER). Tata kelola perusahaan diukur melalui indikator kepemilikan
manajerial, dewan komisaris independen, dan komite audit. Sampel penelitian yang
digunakan adalah laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta peringkat PROPER
pada periode 2019-2023. Total sampel yang digunakan adalah 47 laporan tahunan,
laporan keberlanjutan dan peringkat PROPER dengan teknis pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data
sekunder dengan alat analisis data menggunakan analisis regresi berganda yang
diawali dengan analisis deskriptif kemudian uji asumsi klasik, uji hipotesis
menggunakan uji t, uji f, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini adalah
pelaporan keberlanjutan, praktik akuntansi hijau dan struktur modal berpengaruh
negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Tata kelola perusahaan tidak mampu
memperkuat pelaporan keberlanjutan dan praktik akuntansi hijau terhadap nilai
perusahaan, tetapi Tata kelola perusahaan mampu memperkuat hubungan struktur
modal terhadap nilai perusahaan.
Tidak tersedia versi lain