Text
Pengaruh Inklusi Keuangan Dan Pengelolaan Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Sektor Kuliner Kabupaten Demak
Salahc
penting bagi c
kehidupanc
negara yang memiliki banyakc
sumber daya alam yang sangat
manusia adalah Indonesia, negara yang sangat luas. Dapat
dikatakan bahwa manusia sendiri tidakc
dapat c
bertahan hidup tanpa sumber daya alam.
Penggunaan dan pengelolaan sumber daya alamc
yang sudah tersedia dipengaruhi oleh
ketergantungan pada sumber daya alam. Kinerja merupakan tolok ukur seberapa baik
suatu perusahaan mencapai tujuannya. Inklusi keuangan dapat didefinisikan sebagai
kegiatan untuk memudahkan Masyarakat dalamc
mengakses berbagai layanan produk
keuangan. Pengelolaan keuangan adalah segala aktivitas Perusahaan yang
berhubungan dengan bagaimanac
memperoleh dana, menggunakanc
danac
dan
pengelola asset sesuai tujuan Perusahaan secara menyeluruh.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan membuktikan bahwa inklusi
keuangan dan pengelolaan keuangan berpengaruh terhadap kinerja UMKM sektor
kuliner Kabupaten Demak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
teknik pengumpulan dari data dokumentasi dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini
adalah pelaku UMKM sektor kuliner Kabupaten Demak. Proses analisa data
menggunakan SPSS versi 25 for windows.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Inklusi Keuangan diperoleh
nilai t hitung = 5,150 > 1,675 dengan probabilitas signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil
tersebut p < (0,000 < 0,05). maka H0 ada pada sisi penolakan, berarti H1
diterima/terdapat pengaruh yang berarti. Dapat disimpulkan bahwa Inklusi Keuangan
memberikan pengaruh terhadap Kinerja UMKM. Dapat dilihat bahwa variabel
Pengelolaan Keuangan diperoleh nilai t hitung = 10,489 > 1,675 dengan probabilitas
signifikasi 0,000 Berdasarkan hasil tersebut p < (0,000 < 0,05) maka H0 ada pada sisi
penolakan, berarti H2 diterima/terdapat pengaruh yang berarti. Dapat disimpulkan
bahwa Pengelolaan Keuangan memberikan pengaruh terhadap Kinerja UMKM. Dapat
dilihat berdasarkan hasil uji ANOVA (uji F) dapat dilihat bahwa nilai f hitung sebesar
102,607 3,190 dengan tingkat signifikasi 0,000 < 0,005 yang berarti ada pengaruh
simultan antara Inklusi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan terhadap Kinerja
UMKM. Dengan demikian maka H3 diterima dan H0 ditolak.
Tidak tersedia versi lain