Text
Persepsi Pengasuh Pondok Pesantren, Santri Jurusan Akuntansi, Dan Non Akuntansi, Terhadap Etika Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Psak Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin
Penelitian ini bertujuan untuk menguji tentang perbedaan persepsi
antara pengasuh pondok pesantren, santri jurusan akuntansi, dan santri
non akuntansi terhadap etika penyusunan laporan keuangan. Indikator
etika penyusunan laporan keuangan diwakilkan pada manajemen
laba, salah saji, pengungkapan, biaya-manfaat, dan tanggung jawab.
Penelitian ini dilakukan pada Pondok Pesantren di Jawa Tengah dengan
metode survey terhadap pengasuh pondok pesantren, santri jurusan
akuntansi, dan santri non akuntansi pada Pondok Pesantren di Jawa
Tengah. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak 113 orang
pengasuh pondok pesantren, 70 orang santri jurusan akuntansi, dan 73
orang santri non akuntansi. Sedangkan alat analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah ANOVA untuk hipotesis H1, H2, H3, dan
H4. Hasil Anova menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan
persepsi antara kelompok pengasuh pondok pesantren, santri jurusan
akuntansi dan santri non akuntansi. Namun, ditemukan perbedaan
persepsi antara kyai dengan santri jurusan akuntansi serta santri non
akuntansi dalam menyikapi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019
tentang Pondok Pesantren. Juga terdapat perbedaan persepsi mengenai
PSAK Akuntansi Pondok Pesantren pada kelompok santri jurusan
akuntansi dan santri non akuntansi. Oleh karena itu dapat
disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi pengasuh
pondok pesantren, santri jurusan akuntansi, dan santri non akuntansi
terhadap etika penyusunan laporan keuangan.
Tidak tersedia versi lain