Text
Analisis Kekasaran Permukaan Hasil Proses Pemesinan Frais CNC Menggunakan Metode Imachining 2D Level 3 Dan Level 5 Pada Material S50C
Seiring dengan berkembangnya teknologi dan jaman, penggunaan mesin frais (milling) baik untuk keperluan produksi maupun untuk keperluan pendidikan yang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan suatu produk berkualitas CAM (computer- aided manufacturing) adalah proses manufaktur yang terkomputerisasi. CNC dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk otomasi yang dapat diprogram yang prosesnya dikendalikan oleh angka, huruf, dan simbol. Kekasaran permukaan merupakan ketidak teraturan konfigurasi dan penyimpangan karakteristik permukaan berupa guratan yang nantinya akan terlihat pada profil permukaan, kekasaran permukaan memainkan peran penting dalam berbagai area, dan merupakan salah satu faktor penting dalam perhitungan ketepatan atau akurasi mesin. SolidCAM iMachining adalah terobosan nyata dalam teknologi jalur alat penggilingan CNC. Waktu pemesinan perproduk rata-rata merupakan penjumlahan komponen waktu pemotongan, penggantian pahat dan waktu bebas (non produktif). Waktu pemesinan frais CNC untuk metode IMachining 2D level 5 memiliki tingkat waktu lebih cepat 46 detik atau sekitar 28,9% lebih cepat dibandingkan dengan IMachining 2D level 3 Material yang di frais menggunakan metode IMachining 2D level 5 memiliki tingkat kekasaran yang lebih tinggi sebanyak 20,77 % untuk sisi atas dan 16,22% untuk sisi samping dibandingkan dengan material yang difrais menggunakan metode IMachining 2D level 3. Sehingga semakin cepat proses pemesinan maka semakin kasar juga permukaan hasil proses pemesinan tersebut.
Tidak tersedia versi lain