Text
Analisis Peningkatan Efektifitas UMKM Dengan Menggunakan Teori BMC (Studi Kasus Di Kecamatan Pangkalan Banteng)
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif,
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi
partisipatif, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan purposive
sampling dengan tiga pelaku usaha: Mesinah (UP2K Sri Rezeki), Sri Atun
(KWT Sri Rezeki), dan Yatno (GAPOKTAN Sido Makmur). Analisis data
dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman melalui reduksi data,
penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data
dijaga dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Kecamatan Pangkalan
Banteng cukup efektif dalam mempertahankan kualitas produk dan menjaga
kontinuitas produksi, meskipun terkendala modal, bahan baku, serta faktor
eksternal seperti iklim dan hama. Pemasaran masih didominasi jalur tradisional
(pasar, warung, bazar) dengan pemanfaatan media digital yang terbatas.
Aspek manajerial dan keuangan masih sederhana, umumnya berbasis
pengalaman tanpa pencatatan formal. Analisis BMC mengungkap bahwa
kesembilan elemen telah hadir dalam praktik usaha, namun penerapannya masih
bersifat intuitif dan belum terstruktur.
Tidak tersedia versi lain