Text
Pengaruh Self Efficacy Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Ibgadget Kota Semarang
Pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang esensial bagi
kesuksesan suatu organisasi. Untuk mencapai kinerja yang diinginkan, sebuah
perusahaan harus memprioritaskan dan mengelola sumber daya SDM yang
berkualitas. Salah satu yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah self
efficacy dan budaya organisasi. Fenomena di lokasi penelitian yaitu Ibgadget Kota
Semarang memperlihatkan bahwa karyawan masih belum memiliki self efficacy
yang baik dan budaya organisasi belum terbentuk dalam diri karyawan. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh self efficacy dan
budaya organisasi terhadap kinerja perusahaan pada Ibgadget Kota Semarang. Data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif di mana jumlah sampel
berjumlah 21 orang dan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan
data penelitian memakai metode observasi, kuesioner, dan dokumentasi Teknik
analisis data di olah menggunakan SPSS 27 dengan uji regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan nilai uji t signifikansi 0,000 < 0,05 atau nilai thitung
13,418 > ttabel 2,003 pada self efficacy, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh signifikan self efficacy terhadap kinerja karyawan Ibgadget Kota
Semarang. Sedangkan untuk nilai signifikansi 0,000 < 0,05 atau nilai thitung 8,889 >
ttabel 2,003 pada budaya organisasi, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat juga
pengaruh signifikan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan Ibgadget Kota
Semarang.
Tidak tersedia versi lain