Text
Analisis Peran Media Sosial, Inovasi Produk, Dan Stakeholder Terhadap Peningkatkan Pengembangan Usaha Pada Industri Fashion Batik (Studi Kasus Industri Batik Alfa Shoofa Batik Kudus)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial, inovasi produk, dan
stakeholder dalam pengembangan usaha industri fashion batik di Alfa Shoofa Batik
Kudus. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan
TikTok telah mendukung promosi produk meskipun penggunaannya belum optimal
sebagai sarana penjualan langsung. Inovasi produk dilakukan melalui
pengembangan motif khas Kudus dan diversifikasi produk untuk memenuhi selera
pasar modern. Peran stakeholder, seperti pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan
pihak swasta, turut membantu dalam pel atihan, kurasi, dan fasilitasi pameran yang
menunjang eksistensi merek di pasar. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa
Alfa Shoofa Batik Kudus memiliki total skor IFAS sebesar 2,85, yang menunjukkan
bahwa kekuatan internal perusahaan lebih dominan dibanding kelemahannya.
Sedangkan skor EFAS sebesar 2,95, mengindikasikan peluang eksternal yang
tersedia cukup besar meskipun terdapat sejumlah ancaman. Posisi perusahaan
dalam Matriks IE berada pada Sel V, yang menggambarkan posisi “Hold and
Maintain”, yaitu strategi mempertahankan dan menjaga, dengan fokus pada
penetrasi pasar dan pengembangan produk. Selain itu, posisi perusahaan dalam
Kuadran I Diagram SWOT menunjukkan bahwa strategi agresif (growth-oriented
strategy) menjadi pilihan utama untuk mendorong pertumbuhan usaha secara
berkelanjutan. Kesimpulannya, sinergi optimal antara pemanfaatan media sosial,
inovasi produk, serta dukungan stakeholder merupakan faktor kunci dalam
mendorong pengembangan usaha Alfa Shoofa Batik Kudus agar tetap relevan dan
kompetitif di industri fashion batik.
Tidak tersedia versi lain