Text
Pengaruh Brand Image Dan Product Judgment Terhadap Keputusan Pembelian Dengan Customer Boycott Behaviour Sebagai Pemoderasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan product
judgment terhadap keputusan pembelian, serta menguji peran customer boycott
behaviour sebagai variabel moderasi. Fenomena boikot konsumen yang kian marak,
khususnya terhadap produk-produk Unilever, menuntut pemahaman mendalam
terhadap dinamika persepsi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory
research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 120 mahasiswa Universitas
Wahid Hasyim Semarang. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least
Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image dan product
judgment berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun,
customer boycott behaviour tidak terbukti memoderasi hubungan antara brand
image maupun product judgment terhadap keputusan pembelian. Temuan ini
mengindikasikan bahwa keputusan pembelian lebih dipengaruhi oleh penilaian
fungsional produk dan citra merek, dibandingkan faktor emosional seperti
partisipasi dalam gerakan boikot. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan
tetap fokus pada penguatan brand image dan kualitas produk, serta meningkatkan
responsivitas terhadap isu sosial dan etika untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Kata kunci: brand image, product judgment, keputusan pembelian, customer
boycott behaviour, Unilever, PLS.
Tidak tersedia versi lain