e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenolik, Flavonoid, dan Tanin Total Ekstrak Metanol Daun Kawista (Limonia acidissima L.)
Penanda Bagikan

Text

Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenolik, Flavonoid, dan Tanin Total Ekstrak Metanol Daun Kawista (Limonia acidissima L.)

Amanda Wahyu Sabrina - Mahasiswa; Anita Dwi Puspitasari, S.Si., M.Pd - Pembimbing I;

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh dari penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Daun kawista (Limonia acidissima L) merupakan salah satu sumber antioksidan alami yang mengandung senyawa metabolit sekunder, yaitu fenol, flavonoid, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode ekstraksi (maserasi, perkolasi, refluks, dan soxhlet) terhadap aktivitas antioksidan, kadar fenolik, flavonoid, dan tanin total dari ekstrak metanol daun kawista. Analisis aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH, sedangkan penetapan kadar fenolik, flavonoid, dan tanin masing-masing menggunakan metode Folin-Ciocalteu, AlCl₃, dan Folin-Denis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perkolasi memberikan rendemen ekstrak yang paling besar yaitu (23,3%) dibanding refluks (18,9%), soxhlet (13,9%), dan maserasi (11%). Ekstrak soxhlet menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih unggul, ditandai dengan IC50 yang lebih rendah (93,21 ppm) dibanding metode lain (maserasi 119,81 ppm, refluks 114,01 ppm, dan perkolasi 128,71 ppm). Kadar fenolik, flavonoid, dan tanin total juga lebih besar pada ekstrak soxhlet, yaitu masing-masing 92,48 mgGAE/g, 6,49 mgQE/g, dan 97,85 mgTAE/g ekstrak. Dengan demikian, perbedaan metode ekstraksi dapat mempengaruhi aktivitas antioksidan dan kadar senyawa metabolit sekunder pada ekstrak metanol daun kawista.


Ketersediaan
#
Perpustakan Fakultas Farmasi 600
FF000575
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Digital & Cetak
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2025
Deskripsi Fisik
101 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
21105011031
Klasifikasi
600
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenolik, Flavonoid, dan Tanin Total Ekstrak Metanol Daun Kawista (Limonia acidissima L.)
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?