e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbandingan Metode Ekstraksi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) secara Perkolasi dan UAE terhadap Aktivitas Tabir Surya beserta Penetapan Kadar Flavonoid Total
Penanda Bagikan

Text

Perbandingan Metode Ekstraksi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) secara Perkolasi dan UAE terhadap Aktivitas Tabir Surya beserta Penetapan Kadar Flavonoid Total

Elma Mutiara Sholeha - Mahasiswa; apt. Maria Ulfah, S.Farm., M.Sc - Pembimbing I;

Paparan sinar matahari penting bagi kesehatan akan tetapi sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat merusak kulit seperti penuaan dini dan kanker. Tabir surya melindungi kulit dari radiasi UV, dan daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai bahan aktif tabir surya. Karena flavonoid mudah teroksidasi oleh panas, digunakan metode ekstraksi dingin yaitu perkolasi dan ultrasonik. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode perkolasi dan UAE terhadap aktivitas tabir surya serta kadar flavonoid total. Daun kelor yang diekstraksi pelarut etanol 96% sampai diperoleh ekstrak. Kedua ekstrak diuji aktivitas tabir surya dengan seri konsentrasi 300–700 µg/mL pada panjang gelombang 290–320 nm. Kadar flavonoid total ditetapkan dengan standar kuersetin (2–12 µg/mL) pada panjang gelombang 429 nm dengan pereaksi AlCl₃ menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Data nilai SPF dihitung menggunakan persamaan Mansur dan dianalisis dengan ANOVA dua arah, sedangkan kadar flavonoid dinyatakan dalam mgER/gram ekstrak dan dianalisis menggunakan uji T-Test independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SPF ekstrak daun kelor dengan metode perkolasi dan UAE pada konsentrasi 700 µg/mL sebesar 9,60983 dan 15, 5748 dengan kadar flavonoid total sebesar 46,734 dan 233,097 mgEQ/gram. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna (


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 600
FF000608
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2025
Deskripsi Fisik
110 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
21105011029
Klasifikasi
600
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Perbandingan Metode Ekstraksi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) secara Perkolasi dan UAE terhadap Aktivitas Tabir Surya beserta Penetapan Kadar Flavonoid Total
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?