e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Peran Model Triple Helix Dalam Pengembangan  Ekowisata  Untuk  Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Studi  Kasus  Objek Wisata Benteng Portugis Banyumanis Jepara)
Penanda Bagikan

Text

Analisis Peran Model Triple Helix Dalam Pengembangan Ekowisata Untuk Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Objek Wisata Benteng Portugis Banyumanis Jepara)

Risdiana Putri - Mahasiswa; Dr. Ratih Pratiwi, S.Pd., M.Si., M.M - Pembimbing I;

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran model Triple Helix yang melibatkan
kolaborasi antara tiga pihak utama, yaitu pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha yang
saling berperan dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis
lingkungan serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa
Banyumanis, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Model Triple Helix menjadi
kerangka strategis yang menjembatani interaksi antara sektor kebijakan publik, dunia
pendidikan dan riset, serta dunia usaha dalam menciptakan inovasi dan pembangunan
berkelanjutan. Dalam konteks ekowisata, pemerintah bertindak sebagai penyusun
kebijakan dan fasilitator, akademisi memberikan kontribusi melalui riset dan edukasi,
sedangkan pelaku usaha berperan dalam pengelolaan dan pemanfaatan ekonomi wisata.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan
narasumber, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan
ekowisata Benteng Portugis memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi
masyarakat, seperti bertambahnya pendapatan dan terbukanya lapangan kerja. Sinergi
antara pemerintah dan pelaku usaha mulai terbentuk dalam bentuk pengelolaan destinasi
dan pemberdayaan masyarakat, sementara keterlibatan akademisi masih terbatas dan
belum menunjukkan peran aktif dalam proses pengembangan. Penelitian ini
menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antar unsur Triple Helix agar ekowisata
dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi
masyarakat sekitar, yang tidak hanya menarik secara ekonomi, tetapi juga lestari secara
sosial dan lingkungan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 800
S02661S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
800
Penerbit
: ., 2025
Deskripsi Fisik
175 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
21101011174
Klasifikasi
800
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Prodi Manajemen
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Analisis Peran Model Triple Helix Dalam Pengembangan Ekowisata Untuk Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Objek Wisata Benteng Portugis Banyumanis Jepara)
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?