Text
Pengujian Iritasi dan Hedonik Nanoemulsi Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Var6iasi Konsentrasi Surfaktan Cremophor RH 40
Senyawa antosianin bunga telang dapat memicu pertumbuhan rambut. Berdasarkan hal tersebut potensi bunga telang dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Supaya keamanannya terjamin, perlu dilakukan pengujian iritasi akut dermal untuk menilai efek iritasi. Surfaktan yang biasa digunakan yaitu Cremophor RH 40 dimana dapat membentuk globul halus sehingga dapat meningkatkan bioavailabilitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik, hasil uji iritasi dan hedonik sediaan nanoemulsi ekstrak etanol bunga telang dengan variasi surfaktan Cremophor RH 40. Nanoemulsi ekstrak etanol bunga telang dibuat dengan variasi konsentrasi Cremophor RH 40 sebesar 5% (F1), 10% (F2) dan 15% (F3). Pengujian meliputi organoleptis, pH, homogenitas, bobot jenis, viskositas, uji iritasi pada kelinci mencakup pendahuluan, konfirmasi, serta pengamatan klinis selama 24, 48, dan 72 jam diuraikan secara deskriptif. Kemudian analisis untuk uji hedonik dilakukan dengan metode univariat. Nanoemulsi ekstrak etanol bunga telang dengan variasi konsentrasi surfaktan Cremophor RH 40 sebesar 5%, 10%, dan 15% memiliki bentuk cair, berwarna ungu, aroma khas bunga telang, homogen, memiliki pH 5,2–5,5, bobot jenis optimal 1,02 g/mL dan viskositas optimal 4,14 Cps. Untuk pengamatan jangka panjang, setelah 72 jam pengamatan sediaan nanoemulsi didapatkan skor 0,0 yang termasuk dalam kategori iritasi sangat ringan. Berdasarkan hasil uji hedonik, yang paling disukai panelis adalah formula 3.
Tidak tersedia versi lain