Text
Stabilitas Fisik Patch Ekstrak Etanol Herba Bandotan (Ageratum Conyzoides L.) dengan Variasi Konsentrasi Kitosan
Luka sayat sering terjadi pada kulit karena goresan benda asing. Terapi luka secara topikal menjadi pilihan dalam pengobatan luka. Herba bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tanaman liar yang mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas penyembuhan luka sayat. Patch merupakan sediaan dengan efek proteksi terhadap luka. Kitosan digunakan sebagai polimer dalam formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas fisik Patch ekstrak etanol herba bandotan dengan variasi konsentrasi kitosan menggunakan metode cycling test. Patch dibuat dengan variasi konsentrasi kitosan F1 (1%), F2 (1,5%), F3 (2%). Uji stabilitas pada suhu 4℃ selama 24 jam, kemudian dikeluarkan dan ditempatkan pada suhu 40℃ selama 24 jam untuk membentuk 1 siklus. Pengujian dilakukan sebanyak 6 siklus. Parameter dalam penelitian ini adalah uji organoleptis, uji keseragaman bobot, uji pH, uji ketebalan, dan uji ketahanan lipat. Data dianalisis menggunakan statistik one way annova. Hasil pengamatan menunjukkan sediaan stabil secara organoleptis dan ketahanan lipat. Hasil analisis statistik pada uji ketebalan, uji kandungan lembab, uji pH, dan uji keseragaman bobot pada F1 dan F2 menunjukkan nilai signifikansi ≥0.05 Namun, pada F3 sediaan tidak stabil pada uji keseragaman bobot dengan nilai signifikansi (0.040).
Tidak tersedia versi lain