Text
Optimasi Formula Self Nanoemulsifying Drug Delivery System Enzim Bromelain Buah Nanas Menggunakan Tween 80 Dan PEG 400 dengan Metode Simplex Lattice Design
Enzim bromelain terbukti memiliki sifat antikarsinogenik. Supaya penggunaannya efektif dilakukan formulasi sediaan Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas bromelain yang rendah. Konsentrasi surfaktan dan kosurfaktan berpengaruh pada karakteristik SNEDDS, karena itu digunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) dengan variasi konsentrasi tween 80 dan PEG 400 yang bertujuan untuk mendapatkan formula dengan karakteristik optimum. Sediaan SNEDDS dibuat dengan kandungan enzim bromelain 200 µg/mL. Penentuan perbandingan surfaktan dan kosurfaktan menggunakan metode SLD dengan software Design-Expert versi 13. Formula dari software direalisasikan sebagai sediaan dan dilakukan pengujian % transmitan dan waktu emulsifikasi sebagai respon untuk menentukan formula dengan karakteristik optimum. Formula optimum prediksi software direalisasikan dan dilakukan uji karakteristik fisik. Karakteristik fisik formula prediksi software dengan karakteristik fisik formula optimum real dianalisis menggunakan metode statistik one sample t test untuk mengetahui apakah prediksi formula dari software valid. Formula dengan karakteristik optimal didapatkan dengan kombinasi tween 80 64,61% dan PEG 400 24,85%. Karakteritik SNEDDS yang diperoleh yaitu bening, beraroma khas minyak cengkeh, kental serta tidak terjadi pemisahan fase, dengan nilai transmitan 96,61%, emulsifikasi 6,09 detik, pH 6,61, viskositas 286,1 cP, ukuran partikel 15,88 dan polydispersity index 0,45. Konsentrasi tween 80 dan PEG 400 berpengaruh terhadap karakteristik fisik SNEDDS. Hasil uji one sampel t test dengan signifikansi >0,05 yang menunjukkan penggunaan metode SLD dinilai valid dan sejalan dengan hasil eksperimen, software dapat digunakan untuk memperkirakan formula sebelum dilakukan uji nyata.
Tidak tersedia versi lain