Text
Pengaruh Teknologi Acceptance Model (TAM)Terhadap Penerimaan Dan Penggunaan Qris Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Kabupaten Kendal
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Technology Acceptance
Model (TAM) terhadap sikap penerimaan dan penggunaan Quick Response Code
Indonesian Standard (QRIS) oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
di Kabupaten Kendal. Variabel independen yang diteliti meliputi Perceived Usefulness
(X1), Perceived Ease of Use (X2), Knowledge About QRIS (X3), dan Perceived Risk
(X4), sedangkan variabel dependen adalah Attitude Toward Using QRIS (Y).
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100
responden pelaku UMKM. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, dan teknik
analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan
perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, Perceived
Usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap penggunaan QRIS,
sedangkan Knowledge About QRIS memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan
secara statistik. Dua variabel lainnya, yaitu Perceived Ease of Use dan Perceived Risk,
tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap sikap pengguna. Secara
simultan, keempat variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap
model, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 35,8%. Kesimpulan dari
penelitian ini mengindikasikan bahwa persepsi manfaat dan tingkat pengetahuan
menjadi faktor kunci dalam membentuk sikap positif terhadap adopsi QRIS. Hasil ini
memberikan implikasi bagi pemerintah dan penyedia layanan untuk memperkuat
edukasi serta mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital dalam sektor
UMKM.
Tidak tersedia versi lain