Text
Analisis Drug Related Problems pada Pasien Kanker Nasofaring di RSUP Dr. Kariadi Semarang Tahun 2023
Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional dengan desain penelitian cross sectional dan pengambilan data secara retrospektif dengan mengumpulkan data rekam medik pasien kanker nasofaring yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan total sampel 45. Analisis DRP pada pasien kanker nasofaring di RSUP Dr. Kariadi Semarang menggunakan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kanker Nasofaring Kementerian Kesehatan RI tahun 2019 dan protokol terapi kanker nasofaring menurut British Columbia Cancer Agency. Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian terhadap 45 pasien, regimen kemoterapi yang paling sering digunakan adalah kombinasi paklitaksel dan cisplatin (46,66%).Seluruh sampel (100%) mengalami DRP sebanyak 245 kasus, yang terdiri dari: penggunaan indikasi tanpa obat (4,08%), dosis terlalu rendah (3,68%), dosis terlalu tinggi (13,06%), interaksi obat (48,98%), efek samping obat (30,20%).. Tidak ditemukan kasus obat tanpa indikasi dan pemilihan obat yang tidak sesuai dengan pedoman pengobatan.
Tidak tersedia versi lain