Text
Evaluasi Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, Dan Bahan Medis Habis Pakai di Apotek Kabupaten Kudus
Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eskperimental dengan metode deskriptif, yaitu melalui hasil observasi dan wawancara terhadap Apoteker. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah 30 apotek di Kabupaten Kudus. Pengambilan data dilakukan dengan lembar observasi dan wawancara yang mengacu pada Peratutan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Parameter yang dievaluasi meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan. Analisis data dihitung persentase kesesuaian dengan Microsoft Exel, dan data disajikan dalam bentuk tabel, diagram batang, dan narasi. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian yang baik dalam berbagai aspek pengelolaan dengan rata-rata keseluruhan 87%. Perencanaan (93%), Pengadaan (98%), Penerimaan (96%), Penyimpanan (92%), Pemusnahan dan Penarikan (73%), Pengendalian (86%), Pencatatan dan Pelaporan (72%) Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterlambatan pengiriman, keterbatasan ruang penyimpanan, dan penyesuaian dari sistem manual ke sistem pencatatan elektronik.
Tidak tersedia versi lain