Text
Evaluasi Penggunaan Antibiotik secara Kualitatif dan Kuantitatif pada Pasien Demam Tifoid Rawat Inap di RSUD dr. Gondo Suwarno
Penelitian dilakukan secara observasional dengan rancangan penelitian deskriptif serta pengambilan data secara retrospektif. Populasi yang digunakan adalah data kartu rekam medis pasien demam tifoid rawat inap yang menggunakan antibiotik. Terdapat sebanyak 135 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dievaluasi menggunakan metode gyssens, ATC/DDD dan DU 90% yang ditampilkan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase dan tabel. Hasil evaluasi metode gyssens terdapat 55,56% kategori 0 (antibiotik rasional) dan terdapat 44,44% kategori I – VI (antibiotik tidak rasional). Hasil evaluasi metode ATC/DDD menunjukkan nilai total DDD penggunaan antibiotik yaitu sebesar 24,08% DDD/100 patient-days dan total Length of Stay (LOS) pasien demam tifoid sebesar 532 hari. Antibiotik dengan nilai DDD paling besar yaitu Seftriakson (parenteral) sebesar 14,68% DDD/100 patient-days. Antibiotik yang termasuk ke dalam segmen DU 90% yaitu inj. Seftriakson (60,96%), PO. Siprofloksasin (14,83%), inj. Levofloxacin (8,60%), dan inj. Siprofloksasin (5,48%).
Tidak tersedia versi lain