Text
Peran Guru Sejarah Kebudayaan Islam Dalam Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Budaya Literasi Sejarah Bagi Siswa Kelas XI MA NU Nurul Huda Semarang
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan (field research). Subjek dalam penelitian ini adalah guru SKI, sedangkan objeknya adalah siswa kelas XI MA NU Nurul Huda Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan model analisis deskriptif kualitatif (analisis non-statistik). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Guru SKI memiliki peran sebagai fasilitator, motivator, dan pengarah dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis literasi sejarah. Strategi yang digunakan di antaranya adalah pembiasaan membaca, diskusi kelompok, serta evaluasi pemahaman melalui refleksi dan pertanyaan terbuka. 2) Faktor pendukung dalam proses ini meliputi ketersediaan media pembelajaran, dukungan lingkungan sekolah, dan antusiasme siswa, sementara faktor penghambatnya adalah rendahnya minat baca dan belum meratanya kemampuan literasi siswa.
Tidak tersedia versi lain