Text
Analisa Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Underpricing Saham Pada Perusahaan Go Public Yang Melakukan Initial Public Offering Di Bursa Efek Indonesia
Adanya konflik kepentingan antara emiten dengan underwriter membuat harga saham yang ditawarkan seringkali tidak mencerminkan harga saham yang sesungguhnya atau harga wajar. Apabila harga saham yang ditawarkan saat initial public offering lebih rendah daripada harga wajar yang tergambar pada harga yang terjadi pada hari pertama di pasar sekunder, terjadilah underpricing. Sebaliknya, apabila harga saat penawaran di pasar perdana lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang terjadi saat hari pertama di pasar sekunder, terjadilah overpricing. Asimetri informasi menjadi penjelasan mengenai peristiwa underpricing. Masih tingginya underpricing di seluruh perusahaan yang secara teori seharusnya perusahaan yang mengalami underpricing dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis faktor faktor yang mempengaruhi underpricing saham pada perusahaan go public yang melakukan initial public offering di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif serta jumlah sampel yang terdiri dari 53 perusahaan maka hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil uji t earning per share, berpengaruh signifikan positif terhadap underpricing dengan signifikansi 0.003 yang lebih kecil dari alpha (sig) = 5%, Sedangkan Debt to equity Ratio, return on asset, Ukuran perusahaan, Umur perusahaan dan Presentasi Penawaran saham tidak berpengaruh signifikan terhadap underpricing pada perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2021
Tidak tersedia versi lain