Text
Analisis Kinerja Keuangan Dalam Pengembangan Usaha Pariwisata Wates Beach Di Kabupaten Rembang
Rumusan masalah terdiri dari : 1) bagaimana tata kelola keuangan untuk meningkatkan kinerja keuangan dalam pengembangan pariwisata di Pantai Wates Kabupaten Rembang. 2) apa saja kendala proses tata kelola keuangan untuk meningkatkan kinerja keuangan dalam pengembangan pariwisata di Pantai Wates Kabupaten Rembang. 3) bagaimana upaya pengembangan pariwisata di Pantai Wates Kabupaten Rembang. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menjelaskan bagaimana tata kelola keuangan dalam pengembangan pariwisata di Pantai Wates Kabupaten Rembang. 2) mengetahui apa saja kendala proses tata kelola keuangan untuk meningkatkan kinerja keuangan dalam pengembangan pariwisata di Pantai Wates Kabupaten Rembang. 3) mengetahui bagaimana upaya pengembangan pariwisata di Pantai Wates Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala pengelola pariwisata Pantai Wates Kabupaten Rembang dan pegawai usaha Pantai Wates. Adapun spesifikasi penelitian ini untuk pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas dan reabilitas data dari penelitian adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data dari penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan analisis kinerja keuangan dalam pengembangan pariwisata wates beach di kabupaten Rembang yaitu : pertama, tata kelola keuangan untuk meningkatkan kinerja keuangan Pantai Wates memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut. Implementasi sistem tiket parkir yang pendapatannya dibagi secara proporsional antara operasional penjaga wisata dan pengembangan infrastuktur menjadi langkah strategis yang berhasil menciptakan sumber pendapatan mandiri. Pengelolaan pendapatan ini digunakan secara efisien untuk pembangunan fasilitas wisata seperti spot foto, area parkir, mushola, kamar mandi, dan warung untuk masyarakat setempat. Dengan pengelolaan keuangan yang terstruktur dan transparan, Pantai Wates mampu meningkatkan daya tariknya sebagai destinasi wisata yang berdampak langsung pada peningkatan jumlah pengunjung dan kontribusi terhadap ekonomi lokal. Kedua, dalam kinerja keuangan tentu ada kendala selama proses mengelola keuangan. Di Pantai Wates ada beberapa kendala, seperti kurangnya pemahaman tentang pengelolaan administrasi keuangan karena masih dilakukan secara manual. Hal ini sangat berdampak besar terhadap kinerja keuangan Pantai Wates karena administrasi keuangan sendiri melibatkan semua kegiatan yang berhubungan dengan keuangan, pembuatan laporan keuangan, dan menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Ketiga, upaya pengembangan Pantai Wates juga atas keterlibatan aktif masyarakat dan pemuda dalam pengelolaan keuangan, baik melalui kas Karang Taruna maupun kontribusi iuran, menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang mandiri dan terorganisir dapat mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Keberhasilan dalam mengelola keuangan secara tepat juga menarik perhatian Dinas Pariwisata, yang memberikan dukungan berupa hibah untuk pembangunan infrastruktur pendukung. Dengen demikian, kinerja keuangan yang efektif menjadi faktor utama dalam pengembangan Pantai Wates dan sekaligus membangun sinergi antara masyarakat lokal dan pemerintah untuk memaksimalkan potensi pariwisata.
Tidak tersedia versi lain