Text
Stabilitas Dipercepat Nanoemulsi Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Variasi Konsentrasi Surfaktan Cremophor RH 40
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tumbuhan yang
mengandung antosianin yang dapat digunakan untuk mengurangi kerontokan
rambut. Nanoemulsi mampu meningkatkan luas kontak permukaan zat aktif
dengan kulit, sehingga meningkatkan ketersediaan hayati bahan aktif. Konsentrasi
surfaktan sebagai zat aktif menentukan stabilitas nanoemulsi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui stabilitas nanoemulsi ekstrak etanol bunga telang
dengan variasi konsentrasi surfaktan Cremophor RH 40.
Nanoemulsi dibuat dengan mencampurkan fase minyak dengan variasi
konsentrasi surfaktan Cremophor RH 40 F1 (5%), F2 (10%) dan F3 (15%), PEG
400 dan isopropil miristat kedalam fase air yang mengandung nanopartikel
ekstrak etanol bunga telang, natrium benzoat dan aquadest. Stabilitas sediaan diuji
dengan metode uji stabilitas dipercepat pada kondisi suhu penyimpanan 40℃ ±
2℃ dan RH 75% ± 5% selama 4 minggu. Evaluasi sediaan meliputi uji
organoleptis, tipe nanoemulsi, pH, bobot jenis, viskositas, ukuran globul, indeks
polidispersitas dan potensial zeta. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik
Hasil pengamatan menunjukan sediaan nanoemulsi ketiga formula memilki
tipe M/A dan tidak mengalami perubahan selama penyimpanan. Namun, terjadi
penurunan intensitas warna pada minggu ke 3 dan 4. Pengukuran pH, bobot jenis
dan viskositas > 0,5 tidak terdapat perbedaan yang signifikan selama
penyimpanan. Terjadi peningkatan ukuran globul dengan rata-rata F1 dan F2
Tidak tersedia versi lain