e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Optimasi Formula Nanoemulsi Ekstrak Etanol Bunga Telang 
(Clitoria ternatea L.) Menggunakan Metode Desain Faktorial 
dengan Variasi Konsentrasi Surfaktan Cremophor RH 40
Penanda Bagikan

Text

Optimasi Formula Nanoemulsi Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Menggunakan Metode Desain Faktorial dengan Variasi Konsentrasi Surfaktan Cremophor RH 40

Nanda Lativa Nurhayati - Mahasiswa; apt. Malinda Prihantini, M.Si - Pembimbing I;

Ekstrak etanol bunga telang (EEBT) dapat mengurangi rambut rontok. EEBT
dikembangkan menjadi nanoemulsi supaya mampu berpenetrasi ke kulit kepala.
Surfaktan Cremophor RH 40 mampu mengecilkan ukuran globul dan memperbaiki
karakteristik fisik. Penelitian ditujukan untuk mengetahui pengaruh variasi
surfaktan Cremophor RH 40 terhadap kecilnya ukuran globul dan karakteristik fisik
sediaan sehingga didapatkan formula paling optimum.
Tahap awal adalah pembuatan nanopartikel EEBT lalu dilanjutkan
pembuatan nanoemulsi EEBT dengan variasi Cremophor RH 40 5%, 10%, dan
15%. Fase air natrium benzoat 0,3% dilarutkan aquadest dan ditambah 10 mL dari
larutan pembuatan nanopartikel, kemudian dihomogenkan menggunakan magnetic
stirrer (700 rpm selama 10 menit). Cremophor RH 40, IPM 2,5%, dan PEG 400
10% dicampurkan, dimasukkan ke fase air secara bertahap (700 rpm selama 25
menit). Kecepatan dinaikkan 1000 rpm (20 menit) untuk menghomogenkan, lalu
disonikasi (10 menit, suhu 40℃). Organoleptis, pH, tipe emulsi, bobot jenis,
viskositas, ukuran globul, indeks polidispersitas, dan potensial zeta adalah
pengujian yang dilakukan.
Analisis data dengan metode multilevel categoric one factor menghasilkan
kondisi optimum pada formula 3 dengan konsentrasi surfaktan 15%. Nanoemulsi
memiliki ciri fisik berwarna ungu jernih, agak kental, tidak berbau, tipe M/A,
ukuran globul 161,7 nm; indeks polidispersitas 0,320; potensial zeta -20,030 mV;
viskositas 4,617 cps; dan desirability 0,573.
Kata kunci: Cremophor RH 40, desain faktorial, EEBT, nanoemulsi


Ketersediaan
#
Location name is not set 600
S02423S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600
Penerbit
: ., 2024
Deskripsi Fisik
101 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
19105011111
Klasifikasi
600
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prodi Ilmu Farmasi
Fakultas Farmasi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • Optimasi Formula Nanoemulsi Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Menggunakan Metode Desain Faktorial dengan Variasi Konsentrasi Surfaktan Cremophor RH 40
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?