Text
Optimasi Formula Nanoemulsi Kompleks Molekular Asam Glikolat-Kitosan Menggunakan Desain Faktorial dengan Variasi Konsentrasi Isopropil Miristat
Asam glikolat dapat memberikan efek berupa tekstur kulit lebih halus,
mengurangi keriput, menghilangkan bintik pada kulit. Asam glikolat dengan pH
dibawah 3,5 memiliki efek menimbulkan rasa iritasi. Asam glikolat dibuat
kompleks molekular dengan kitosan dalam sediaan nanoemulsi sehingga
mempunyai luas permukaan yang besar, dapat meningkatkan kecepatan penetrasi
zat aktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil variasi konsentrasi isopropil
miristat terhadap karakteristik fisik dan mengetahui formula optimum berdasarkan
metode desain faktorial.
Larutan kompleks asam glikoat-kitosan disonikasi 10 menit. Sediaan
nanemulsi kompleks molekular asam glikolat-kitosan dibuat variasi Isopropil
miristat 20%, 25%, 30%, dilakukan uji organoleptik, homogenitas, tipe emulsi,
viskositas, ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan zeta potensial. Dari hasil
viskositas, ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan zeta potensial kemudian
dianalisa formula optimum dengan menggunakan desain faktorial.
Karakteristik fisik sediaannya lembut, homogen, tidak beraroma, warna
yang putih seperti susu, tipe emulsi minyak dalam air. Memiliki rata-rata pH 4,2
masuk dalam ketentuan BPOM, Hasil pengujian viskositas baik. Hasil dari ukuran
partikel sediaan nanoemulsi seluruh formula 535,6nm, indeks polidispersitas
menandakan monodisperse, nilai zeta potensial -14,99mV. Formula optimum
didapatkan formula 2 yang konsentrasi isopropil miristat 25% dengan desirability
0,484. Namun pada antar formula tidak berbeda bermakna. Peningkatan variasi
konsentrasi isopropil miristat berpengaruh pada ukuran partikel, indeks
polidispersitas, viskositas, namun tidak berpengaruh pada potensial zeta.
Kata kunci: asam glikolat, desain faktorial, isopropil miristat, kitosan, nanoemulsi
Tidak tersedia versi lain