Text
Aktivitas Antioksidan Tiga Jenis Bonggol Pisang Beserta Penetapan Kadar Fenolik, Flavonoid dan Tanin Totalnya
Pisang adalah salah satu tanaman yang cukup banyak terdapat di Indonesia.
Bonggol pisang yang sudah ditebang dibiarkan begitu saja menjadi limbah
pertanian. Bonggol pisang mengandung senyawa alkaloid, fenolik, flavonoid,
saponin, steroid, terpenoid dantanin yang dapat berperan sebagai antioksidan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antioksidan dari tiga jenis
bonggol pisang yaitu bonggol pisang kepok, pisang mas, dan pisang Nangka.
Bonggol pisang kepok (BPK), pisang mas (BPM) dan pisang nangka (BPN)
diekstraksi dengan metode ultrasonik menggunakan pelarut etanol 96%, sehingga
diperoleh ekstrak etanol BPK, BPM dan BPN. Pengujian aktivitas antioksidan
menggunakan metode ABTS dengan pembanding trolox. Penetapan kadar fenolik
menggunakan pereaksi folincio-calteu dengan pembanding asam galat. Penetapan
kadar flavonoid menggunakan reagen AlCl3 dengan pembanding kuersetin.
Penetapan kadar tanin menggunakan reagen folindenis dannatrium karbonat dengan
pembanding asam tanat. Analisis data aktivitas antioksidan dihitung nilai IC50,
kadar fenolik total mgGAE/gr ekstrak, kadar flavonoid total mgQE/gr ekstrak, dan
kadar tanin total mgTAE/gr ekstrak.
Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol 96% BPM, BPM dan BPN
diperoleh nilai IC50 berturut-turut sebesar 76,191ppm, 93,338 ppm, 80,564 ppm.
Kadar fenolik, flavonoid dantanin berturut-turut sebesar 24,278 mgGAE/gram,
12,694 mgGAE/gram, 18,235 mgGAE/gram, 0,390mgQE/gram, 0,256
mgQE/gram, 0,350 mgQE/gram dan 11,29 4mgTAE/gram, 7,208 mgTAE/gram,
9,916mgTAE/gram. Nilai IC50 terkkecil terdapat pada bonggol pisang kepok.
Kata kunci: Antioksidan, ABTS, Bonggol Pisang Kepok, Pisang Mas, Pisang
Nangka
Tidak tersedia versi lain