Text
Uji Aktivitas Tabir Surya dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Kulit Buah Matoa (Pometia Pinnata) secara In Vitro
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kulit kemerahan,
penuaan dini bahkan kanker kulit. Untuk mencegah hal tersebut dapat
menggunakan pemakaian tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
aktivitas tabir surya dan penetapan kadar flavonoid total ekstrak etanol kulit buah
matoa secara in vitro.
Serbuk kulit buah matoa diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan
etanol 96%. Hasil maserat dipekatkan dengan penguap vakum putar. Ekstrak diuji
aktivitas tabir surya pada λ 290-320 nm dengan konsentrasi 200, 400, 600 dan 800
ppm untuk SPF dan λ 292,5-372,5 nm untuk %Te dan %Tp dan ditetapkan kadar
flavonoid total dengan pembanding kuersetin dan pereaksi AlCl3 menggunakan
metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil data dianalisis secara deskriptif berupa
nilai SPF, % eritema, % pigmentasi dan kadar flavonoid total dalam mgEQ/gr
ekstrak.
Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah matoa memiliki
potensi sebagai tabir surya pada konsentrasi 800 ppm dengan nilai SPF sebesar 6,45
kategori proteksi sedang dan melindungi kulit dari eritema dan pigmentasi dengan
nilai %Te sebesar 9,3 kategori standard suntan, %Tp sebesar 37,32 kategori
sunblock dan memiliki kadar flavonoid total sebesar 0,993 mgEQ/gr.
Kata kunci: tabir surya, Pometia pinnata, eritema, pigmentasi, Flavonoid
Tidak tersedia versi lain