Text
Optimasi Formula Nanoemulsi Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Menggunakan Metode Desain Faktorial dengan Variasi Konsentrasi Isopropil Miristat
Ekstrak etanol bunga telang (EEBT) mengandung senyawa antosianin yang
dapat mengatasi rambut rontok. EEBT dikembangkan menjadi nanoemulsi untuk
meningkatkan luas permukaan dan penetrasi ke kulit kepala. Isopropil miristat
dapat mempengaruhi ukuran globul dan memperbaiki karakteristik fisik. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi isopropil miristat terhadap ukuran
globul dan karakteristik fisik sediaan sehingga didapatkan formula paling optimum.
Pembuatan nanoemulsi EEBT dilakukan dengan mencampurkan fase minyak
(isopropil miristat F1(2,5%), F2(4,5%), F3(6,5%), Cremophor RH40 15%, dan
PEG 400 15%) kedalam fase air (natrium benzoate, aquadest, nanopartikel EEBT).
Kemudian dihomogenkan menggunakan magnetic stirrer (700 rpm selama 25
menit). Kecepatan dinaikkan 1000 rpm (20 menit), lalu disonikasi (10 menit, suhu
40℃). Evaluasi sediaan (uji organoleptis, pH, tipe nanoemulsi, bobot jenis)
dianalisis secara deskriptif, sedangkan (viskositas, ukuran globul, indeks
polidispersitas, dan potensial zeta) dianalisis menggunakan metode multilevel
categoric – one factor.
Analisis data dengan metode multilevel categoric – one factor menghasilkan
kondisi optimum pada formula 2 dengan konsentrasi isopropil miristat 4,5%. Hasil
pada formula 2 menunjukkan nanoemulsi memiliki ciri fisik berwarna abu sedikit
keruh, agak kental, tidak berbau, tipe M/A, ukuran globul 253,800 nm; indeks
polidispersitas 0,326; potensial zeta -12,667 mV; viskositas 6,486 cps; dan
desirability 0,611.
Kata kunci: bunga telang, desain factorial, isopropil miristat, nanoemulsi.
Tidak tersedia versi lain