Text
Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) Dalam Sediaan Gel Terhadap Sifat Fisik dan Uji Antioksidan Dengan Metode DPPH
Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) mengandung senyawa flavonoid
yang berkhasiat sebagai antioksidan. Untuk memudahkan pemakaiannya dibuat
dalam sediaan dengan bentuk gel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui variasi konsentrasi ekstark etanol daun bayam merah dalam sediaan
gel terhadap sifat fisik dan uji antioksidan menggunakan metode DPPH.
Ekstrak etanol daun bayam merah dibuat sediaan dengan cara maserasi
menggunakan etanol 70% dengan menggunakan III kadar formula yang masingmasing adalah FI 5% b/b, FII 7,5% b/b, dan FIII 10% b/b. Ekstrak diuji aktivitas
antioksidan dengan metode DPPH dengan pembanding vitamin c dan diukur
menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada λ 745 nm . Pengujian sifat fisik gel
antara lain adalah dengan uji organoleptis, uji homogenitas, uji PH, uji daya lekat,
uji viskositas, dan uji daya sebar. Data organoleptis dan homogenitas yang
diperoleh diuji secara diskriptif. Data sifat fisik dan aktivitas antioksidan diuji
secara statistik dengan korelasi regresi linier dengan taraf kepercayaan 95%.
Gel ekstrak daun bayam merah dengan variasi konsentrasi ekstrak FI5%,
FII7,5%, dan FIII10%memiliki tekstur yang lembut, berwarna hijau bening,
dengan bau khas oleum rosae dan homogen, semakin tinggi konsentrasi ekstrak
etanol daun bayam merah dapat meningkatkan pH, viskositas dan uji daya sebar,
sedangkan uji daya lekat menurun. Nilai IC50 aktivitas antioksidan ekstrak etanol
daun bayam merah F1 103,159 ppm; F2 115,919 ppm; F3 125,996 ppm.Aktivitas
antioksidan ekstrak daun bayam merah dikategorikan memiliki antioksidan
sedang.
Kata Kunci : Gel, ekstrak daun bayam merah, antioksidan, IC50, DPPH.
Tidak tersedia versi lain