Text
Analisis Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenolik, Flavonoid, dan Tanin Total Daun Kamboja Putih (Plumeria Alba L.) dengan Perbedaan Polaritas Pelarut
Asam glikolat memiliki khasiat sebagai anti penuaan dini, tetapi asam glikolat
dapat mengiritasi kulit apabila digunakan secara langsung. Pembuatan krim asam
glikolat dapat mengatasi masalah tersebut, tetapi tidak cukup untuk menstabilkan
pH krim agar dapat diterima kulit wajah. Sehingga diperlukan surfaktan sebagai
peran utama terhadap pengaruh karakteristik fisik krim asam glikolat yaitu Tween
80. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Tween
80 dalam formulasi krim Asam Glikolat terhadap karakteristik fisik sediaan.
Krim dibuat dengan metode peleburan yang dilakukan dengan meleburkan
fase minyak dan fase air dengan variasi konsentrasi Tween 80 3%, 5%, dan 10%.
Pengujian kualitatif meliputi uji organoleptis dan uji homogenitas. Dan uji
pengujian kuantitatif meliputi uji daya sebar, daya lekat, pH dan viskositas yang
kemudian hasilnya ditentukan menggunakan regresi linier sederhana untuk
mengetahui pengaruh konsentrasi Tween 80 dalam formulasi krim Asam Glikolat
terhadap karakteristik fisik sediaan.
Krim asam glikolat dengan variasi konsentrasi Tween 80 F1 3%, F2 5%, dan
F3 10% memiliki tekstur yang lembut, berwarna putih susu, dengan bau khas asam
glikolat dan homogen. Semakin tinggi konsentrasi Tween 80 maka semakin rendah
daya sebar dan daya lekatnya, sedangkan viskositas dan pH semakin tinggi.
Formula paling optimum dari 3 formula yaitu formula 3 dengan konsentrasi Tween
80 10%..
Kata kunci: asam glikolat, krim, regresi linier, Tween 80
Tidak tersedia versi lain