Text
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Drilling Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pabp Siswa Kelas V Sd Negeri 3 Godong Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Tahun 2022/2023
Kata Kunci: Penerapan, Pembelajaran Kooperatif, Snowball Drilling, PABP SD
Penggunaan metode pembelajaran kurang variative, membuat peserta
didik merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk membangkitkan minat siswa
dalam melakukan kegiatan KBM di kelas sehingga dapat meningkatkan hasil
belajar siswa pada mata pelajaran PABP kelas V SD Negeri 3 Godong Grobogan.
Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan nilai siswa dan siswi kelas V mencapai
lebih dari Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu nilai lebih dari 70.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan.
Harapannya adalah dalam menggunakan metode tersebut dapat mengetahui
bagaimana penerapan model pembelajaran Cooperative tipe Snowball Drilling
pada pelajaran PABP materi mari belajar Al -Qur’an surat Al-Maun kelas V SD
Negeri 3 Godong serta seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa dengan
melalui model pembelajaran tersebut.
Hasil dari penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model
pembelajaran Cooperative tipe Snowball Drilling pada pelajaran PABP materi mari
belajar Al-Qur’an surat Al-Maun kelas V SD Negeri 3 Godong Grobogan Tahun
Ajaran 2022/2023 adalah penerapan model pembelajaran Cooperative tipe
Snowball Drilling pada pelajaran PABP materi mari belajar Al-Qur’an surat AlMaun kelas V SD Negeri 3 Godong dapat meningkatkan aktifitas kegiatan belajar
di kelas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran PABP
materi mari belajar Al-Qur’an surat Al-Maun. Kesimpulan tersebut dibuktikan
adanya peningkatan mulai dari pra siklus sampai dengan siklus kedua. Pada
peningkatan aktifitas belajar presentase keaktifan siswa pada pra siklus yaitu 27%
dari 5 siswa yang aktif meningkat menjadi 100% dari 19 siswa yang aktif pada
siklus ke II. Sedangkan rata-rata hasil nilai siswa kelas v pada siklus I yaitu 68,68
meningkat menjadi 86,31 pada siklus II. Kemudian pada ketuntasan klasikal pada
siklus I yaitu 27% dari 5 siswa yang tuntas, menjadi 100% dari 19 siswa yang tuntas
pada siklus II. Ketuntasan klasikal dari hasil tes pembelajaran pada siklus II ini telah
memenuhi persyaratan yang digunakan sebagai salah satu indikator keberhasilan
penelitian yaitu nilai individu yang diperoleh siswa ≥70, dan presentase ketuntasan
telah melebihi ≥80%
Tidak tersedia versi lain