Text
Implementasi Pendidikan Akhlak Di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Desa Brabo Grobogan
Kata Kunci : Implementasi, Pendidikan Akhlak, Pondok Pesantren.
Masa modern yang selalu tumbuh cepat sehingga mengakibatkan
pendidikan akhlak semakin diabaikan, sehingga penerapan akhlak mengalami
perubahan dan tantangan yang semakin komplek. Tetapi, ditengah tantangan ini,
ada solusi-solusi yang mampu membantu mengembalikan moral Islami dimasa
modern melalui implementasi pendidikan akhlak.
Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimanakah implementasi
Pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Desa Brabo ? Dan Apa
saja faktor pendukung dan penghambat dalam pengimplementasian pendidikan
akhlak di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Desa Brabo?. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis implementasi pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Sirojuth
Tholibin Desa Brabo dan menganalisis beberapa faktor pendukung dan penghambat
dalam proses pengimplementasian pendidikan akhlak. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian lapangan (field Research) dengan pendekatan kualitatif.
Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Informan pada penelitian ini terdiri dari ketua pengurus pendidikan pondok,
pengurus keamanan, dan santri. Metode analisis data yang digunakan adalah
reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini memiliki hasil bahwasanya implementasi pendidikan akhlak
di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Desa Brabo dilakukan melalui pendekatan
holistik dan terintegrasi yang menggabungkan metode pembiasaan, keteladanan,
dan kedisiplinan. Pendidikan akhlak diterapkan dengan rutin untuk mengajarkan
santri aktivitas positif yang menjadi kebiasaan sehari-hari, dengan cara memberikan
teladan langsung dari pengajar yang berperan sebagai model moral. Implementasi
pendidikan akhlak dipondok pesantren sirojuth tholibin sudah berjalan dengan baik
karena banyak faktor pendukung yaitu sarana dan prasarana yang memadai serta
kesiapan asatidz memainkan peran penting dalam keberhasilan program ini,
meskipun masih terdapat faktor penghambat diantaranya kurangnya kesadaran diri
santri, lingkungan yang tidak mendukung, minimnya waktu untuk refleksi,
gangguan eksternal, dan pengaruh teman menjadi hambatan dalam proses
implementasi pendidikan akhlak di pesantren tersebut
Tidak tersedia versi lain