Text
Nilai Nilai Pendidikan Islam Dalam Kitab Minhajul Muta’alim Karya Imam Al- Ghazali Dan Relevansinya Pada Pendidikan Islam Sekarang Di Indonesia
Kata kunci, Nilai Nilai Pendidikan Islam, pendidikan Islam sekarang, Kitab
minhajul muttaalim.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih dalam mengenai
pemahaman nilai nilai Pendidikan Islam yang harus dimiliki oleh para penuntut ilmu
dalam kitab Minhajul Muta’allim yang merupakan salah satu kitab karya ulama yang
sangat masyhur yaitu Imam Al- Ghazali. Serta bagaimanan relevansi nilai nilai
pendidikan Islam dalam kitab Minhajul Muta’allim apabila dikaitkan dengan
pendidikan islam sekarang di indonesia.
Penelitian ini termasuk dalam metode penelitian kualitatif. Dengan jenis
penelitian literer atau kepustakaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan
metode pengumpulan data dokumentasi yaitu dengan cara mengumpulkan data- data
yang berkaitan dengan dengan fokus penelitian. Sedangkan cara menganalisis
datanya menggunakan metode analisis isi, yaitu mengkaji lebih dalam dari teks
tertentu secara obyektif dan sistematis.
Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai Nilai Pendidikan
Islam dalam kitab Minhajul Muta’allim karya Imam Al-Ghazali yaitu mematuhi
guru, tawadhu’, mendahulukan hak guru, dermawan kepada guru, tekun dan
bersungguh- sungguh, memuliakan kitab, memuliakan guru dan putra-putrinya,
tamalluq, mendoakan guru, membersihkan jiwa, memasrahkan urusan kepada guru,
bepergian untuk menuntut ilmu, posisi duduk, niat yang ikhlas, mengamalkan ilmu,
mempelajari ilmu dari ilmu yang penting, manajemen waktu, bertanya dan
berdiskusi, menuntut ilmu dari usia dini, mempunyai cita-cita yang tinggi, takwa,
mensyukuri ilmu, menjaga ilmu, mengagungkan ilmu dan ahli ilmu, wira’i, tikrar.
Relevansi nilai nilai pendidikan Islam dalam kitab Minhajul Muta’allim dengan
pendidikan Islam sekarang yaitu adanya kesesuaian dalam menjadikan akhlak
sebagai tujuan akhir dari pendidikan. Kemudian peserta didik diharuskan untuk
mempunyai etika baik terhadap dirinya sendiri, guru, maupun terhadap ilmu. Serta
mengimbangi tuntutan zaman namun tetap mengutamakan ilmu agama.
Tidak tersedia versi lain