Text
Analisis Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Kurikulum Merdeka Di Smp Askhabul Kahfi Tahun 2022-2023
Kata Kunci: Analisis, Model Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Merdeka.
Pembelajaran pada abad 21 menuntut pencapaian keterampilan pada peserta didik.
Pencapaian ini tentunya dapat diwujudkan melalui proses perencanaan pelaksanaan, dan
evaluasi pembelajaran yang berbasis kepada keterampilan tersebut. Kegiatan
perencanaan ini tergambar dari perangkat pembelajaran yang digunakan sekolah untuk
menyelenggarakan proses pembelajaran di kelas, mulai dari silabus, kurikulum, bahan
ajar, media pembelajaran yang digunakan, serta instrumen penilaian yang akan
digunakan. Seluruh aspek perangkat pembelajaran ini hendaknya disusun berorientasi
pada kebutuhan keterampilan abad 21 yang akan dicapai. Salah satu usaha pemerintah
untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan ialah membuat kebijakan baru terkait
kurikulum. Kurikulum yang saat ini dicanangkan oleh pemerintah khususnya menteri
pendidikan adalah kurikulum merdeka belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini adalah 1) Analisis Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
di SMP Askhabul Kahfi yang menggunakan beberapa model pembelajaran yang
bervariasi, diantaranya menggunakan model pembelajran berbasis kitab suci, model
pembelajaran berbasis Sejarah, model pembelajaran berbasis ketrampilan, model
pembelajaran berbasis kasus, dan model pembelajaran berbasis pengalaman. Adapun
dalam Pendidikan Agama Islam di SMP Askhabul Kahfi dari beberapa model
pembelajaran di atas setiap model pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahan
tersendiri, dan seringkali kombinasi dari beberapa model tersebut dapat memberikan
pengalaman pembelajaran yang lebih holistik dan berkesan bagi siswa. Selain itu, faktorfaktor seperti kemampuan guru, kebutuhan siswa, dan konteks sekolah juga
mempengaruhi penerapan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam tersebut. 2)
Adapun faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan model pembelajaran
Pendidikan Agama Islam melalui Kurikulum Merdeka di SMP Askhabul Kahfi
diantaranya, Kesiapan Guru dalam menyampaikan pembelajaran didalam kelas,
Ketersediaan Sumber belajar yang ada disekolah, dukungan dari kurikulum Merdeka itu
sendiri, dan yang paling utama ialah partisipasi aktif siswa didalam kegiatan belajar
mengajar didalam kelas. Sedangkan untuk faktor penghambat diantaranya yaitu,
keterbatasan waktu guru dalam menyampaikan materi, Tingkat pemahaman siswa yang
berbeda-beda itu menjadikan PR untuk semua tenaga pengajar terutama di mata Pelajaran
Pendidikan Agama islam, dan yang terakhir ada keragaman siswa baik dari lingkungan
keluarga, masyarkat dan pergaulan itu sendiri.
Tidak tersedia versi lain