Text
Implementasi Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Kelas Viii Di Mts Hidayatus Syubban Karangroto Genuk Semarang
Kata Kunci: Metode Problem Based Learning, Hasil Belajar Siswa , Fiqih
Standar Kompetensi Lulusan Madrasah Tsanawiyah setelah menjalani proses
pembelajaran secara integral, diharapkan memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Dalam proses pembelajaran, untuk mencapai standar kompetensi lulusan tersebut
dipengaruhi beberapa factor salah satunya metode pembelajaran. Problem Based
Learning adalah model pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai
konteks untuk para siswa belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah
serta memperoleh pengetahuan
Fokus penelitian diantaranya: 1)Bagaimana implementasi metode problem based
learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran fiqih kelas VIII di MTs
Hidayatus Syubban Karangroto dan 2)Apa Faktor Pendukung dan penghambat
implementasi metode problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa
mata pelajaran fiqih kelas VIII di MTs Hidayatus Syubban Karangroto. Jenis penellitian
yang akan dilakukan ini adalah yaitu penelitian lapangan (field research), Subjek dalam
penelitian ini siswa MTs Hidayatus Syubban Karangroto Genuk Semarang, Jenis data
yang diperlukan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder, motede
pengumpulan data Metode Interview atau Wawancara, observasi dan dokumentasi,
Analisis data yang digunakan adalah analisis non statistik melainkan dengan analisis
deskriptif.
Simpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi metode problem
based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran fiqih kelas VIII di
MTs Hidayatus Syubban Karangroto Genuk SemarangGuru telah menentukan pokok
masalah umum yang harus dipahami oleh seluruh anggota dan hanya ada satu masalah
pokok, menentukan sub pokok masalah umum agar topik yang dibahas dalam
pembelajaran berbasis masalah bisa fokus dan tidak terjadi tumpang tindih antar
kelompok, membagi anggota menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok, anggotanya
disesuaikan dengan keahliannya dan bidang masing- masing, menentukan waktu yang
disediakan secara sama pada setiap kelompok untuk mendiskusikan memperdebatkan
masalah yang harus dibahas untuk didiskusikan bersama dalam diskusi besar, masingmasing kelompok mendiskusikan masalahnya dan membuat kesimpulan, hasil
pembelajaran berbasis masalah disampaikan pada diskusi kelompok besar. (2) Faktor
pendukung dalam implementasi metode problem based learning untuk meningkatkan
hasil belajar siswa mata pelajaran fiqih kelas VIII di MTs Hidayatus Syubban Karangroto
Genuk Semarangadalah: (a) Faktor Guru (Proses pembelajaran), (b) Faktor Siswa (Para
siswa begitu antusias dan memperhatikan dengan baik dalam mengikuti pembelajaran),
(c)Faktor Bahan Ajar (Terpenuhinya bahan ajar untuk siswa), (d) Faktor Sarana dan
Prasana. Faktor penghambat dalam implementasi metode problem based learning untuk
meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran fiqih kelas VIII di MTs Hidayatus
Syubban Karangroto Genuk Semarangadalah: (a) Faktor Guru (tidak semua guru bisa
melakukan metode pembelajaran problem based learning ini, banyak yang masih
menggunakan ceramah dalam proses belajar mengajar), (b) Faktor Siswa (setiap siswa
memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda-beda)
Tidak tersedia versi lain