Text
Kontribusi Orang Tua Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk Pengembangan Karakter Dan Mutu Pendidikan Di MI Taufiqiyah Semarang,
Penerapan kurikulum baru ini, menjadi lantaran peneliti untuk melihat sejauh mana hal tersebut diterapkan dalam institusi pendidikan. Peneliti ingin mengungkap mengapa kontribusi orang tua menjadi satu kebutuhan dalam berjalannya aktifitas pendidikan pada penerapan kurikulum merdeka. Di samping itu, bagaimana kontribusi orang tua dapat berjalan dalam kurikulum merdeka serta apa peranan nyata yang dapat dilakukan oleh orang tua.
Dari ketiga batasan tersebut, peneliti mengambil studi kasus di MI Taufiqiyah Semarang sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan basis data primer yang dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada sejumlah pihak di institusi pendidikan MI Taufiqiyah Semarang. Hasilnya, bahwa kontribusi orang tua dalam pengembangan karakter di MI Taufiqiyah Semarang, setidaknya dapat dipetakan menjadi dua aspek. Pertama bahwa kurikulum merdeka mencoba mengajukan konsep adanya ketersalingan dan asas kebersamaan dalam menumbuhkan kesadaran pendidikan dan pengajaram yang diemban oleh kedua belah pihak antara orang tua dan sekolah. Kedua siswa memerlukan pendampingan yang lebih banyak dengan pengarahan oleh orang tua, yang mana memposisikan guru sebagai fasilitator pendidikan yang terbatas di lembaga saja. Di samping itu, pengembangan karakter sebagai tujuan dari proses pendidikan dilakukan dengan sejumlah upaya. Pada kontribusi nyata, orang tua berperan penuh dalam mendukung, membina dan mendampingi para peserta didik, juga berkontribusi tenaga baik dalam aspek lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Tidak tersedia versi lain