e-Skripsi, Thesis, & Disertasi

UPT Perpustakaan Unwahas

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Ihya’  Al-Mawat Dan Alih Fungsi Pemanfaatan Tanah Bleteran  Dalam Perspektif Maqoshid Syar’i (Studi  Kasus  Di  Desa  Yosorejo,  Kecamatan  Gringsing,  Kabupaten  Batang)
Penanda Bagikan

Text

Ihya’ Al-Mawat Dan Alih Fungsi Pemanfaatan Tanah Bleteran Dalam Perspektif Maqoshid Syar’i (Studi Kasus Di Desa Yosorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang)

Muhamad Anwar Burhanudin - Mahasiswa; Dr. H. Iman Fadhilah, S.HI., M.S.I - Pembimbing I;

Penelitian ini merupakan kualitatif-deskriptif, sumber data dalam penelitian ini antara lain Kepa Desa, Ketua RT/RW, Petani Desa Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan Untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, member check.
Setidaknya ada tiga hasil temuan dari penelitian ini, Pertama, praktik pemnfaatan tanah bleteran di Desa Yoserejo Kab. Batang tersebut melalui izin pemerintah melalui akad sewa selama lima tahun dengan berujuan untuk pemanfaatan hasil perkebunan ditujuan untuk kepentingan umum, seperti penerangan jalan. Kedua, ihya al-mawat dalam konteks tanah terlantar seperti tanah bleteran dalam konteks negara hukum di Indonesia boleh melakukan ihya al- mawat atas seizin dari pemerintah. Implikasi ihya al-mawat hanya sebatas hak pemanfaatan dan pengelolaan tidak sampai pada hak milil sesuai dengan Pasal 16 UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang UUPA. Dan ihya al-mawat tanah bleteran yang terjadi di Kab. Batang sudah sesuai dengan konteks negara hukum. Ketiga Ihya al- mawat dalam prespektif maqashid al-syari memandang bahwa ihya al-mawat sudah sesuai dengan hifdu al-din, hifdu al-nafs, hifdu al-maal, hifdu al-aql, dan hifdu, al-nasl. Dan Pasal 16 UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang UUPA. sudah sesuai dengan Maqashid Al-Asyari dalam pembentukan hukum di Indonesia.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Pusat 900
S02201S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
900
Penerbit
: ., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
900
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Program Pascasarjana
Pascasarjana Hukum Ekonomi Syariah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

File Karya Ilmiah
  • hya’ Al-Mawat Dan Alih Fungsi Pemanfaatan Tanah Bleteran Dalam Perspektif Maqoshid Syar’i (Studi Kasus Di Desa Yosorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang)
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Skripsi, Thesis, & Disertasi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Opening Hours
Monday - Saturday :
Open : 08.00 AM
Close : 19.00 PM

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Modified by Perpus UWH
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Ekonomi
  • Pascasarjana
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?