Text
Pembentukan Karakter Religius Melalui Aktivitas Harian Santriwati Pondok Pesantren Salaf Dan Pondok Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Di Jawa Tengah (Pondok Pesantren Ibrohimiyyah Brumbung Mranggen Demak Dan Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Wonorejo Mijen Semarang)
Hasil penelitian menunjukkan; 1) Pembentukan karakter religius di pondok pesantren melalui berbegai metode, yaitu: pembiasaan, keteladanan, membelajarkan berbagai hal baik, merasakan dan mencintai hal baik, bertindak baik dan taubat. Terdapat lima dimensi dari karakter religius, antara lain: keyakinan (Religius Belief), menjalankan kewajiban (Religius Practice), penghayatan (Religius Feeling), pengetahuan (Religius Knowledge), dan perilaku (Religius Effect). 2) Seluruh aktivitas/ kegiatan harian yang ada di Pondok Pesantren sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan tata tertib/ aturan yang berlaku. Berbagai kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren, antara lain: Sholat jama’ah lima waktu, pengaosan kitab bersama Kiai, kegiatan ngaji al- Qur’an dan tahfidz, dzikir dan wirid, Istighosah, Mujahadah, pengaosan Asmaul Husna dan sholawat, dan Ro’an (bersih-bersih). Secara garis besar kegiatan santriwati yang ada di Pondok Pesantren Ibrohimiyyah dan Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan adalah sama, yaitu mulai dari kegiatan harian, mingguan, bulan, semester dan tahunan. Untuk kegiatan seperti Tahfidz, terdapat di kedua pondok pesantren tersebut. Pondok Pesantren Ibrohimiyyah yang dimana termasuk pondok pesantren salaf dan Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan adalah pondok pesantren bilingual yang berbasis karakter salaf. Sedangkan terdapat kegiatan yang hanya ada di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan saja, yaitu Conversation dan Muhadatsah. 3) Implikasi dari aktivitas harian di Pondok Pesantren terhadap karakter religius santriwati yaitu adanya pembiasaan melalui aktivitas harian yang beriringan dengan keteladaanan dapat membentuk karakter religius pada diri santriwati. Santriwati menjadi pribadi yang lebih baik (religius) dari sebelumnya, yaitu dalam hal keyakinan, menjalankan kewajiban, penghayatan, pengetahuan, dan perilaku.
Tidak tersedia versi lain