Text
Perbandingan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Objective Structural Clinical Examination (Osce) Pada Mahasiswa Semester 1 Dan Semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim Tahun Ajaran 2022/2023
Latar Belakang : Kecemasan merupakan respon fisiologis normal yang di dihasilkan otak dalam menghadapi ancaman, stimulus yang berusaha untuk dihindari oleh setiap orang. Rasa cemas dapat muncul akibat dari berbagai macam stressor yang dihadapi pada setiap individunya. Dalam tahap sarjana kedokteran, mahasiswa akan menghadapi banyak ujian, seperti ujian akhir modul hingga keterampilan klinis, yaitu Objevtive Structured Clinical Examination (OSCE) yang mana nantinya hal ini menjadi stressor bagi mahasiswa kedokteran. Hal ini membuat penulis berkeinginan untuk melihat serta mengetahui perbedaan mengenai tingkat kecemasan dalam menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada mahasiswa semester 1 dengan 7 di Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim Semarang Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan menghadapi OSCE antara mahasiswa semester 1 dengan mahasiswa semester 7 FK UNWAHAS Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimen dan menggunakan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 84 responden. Data penelitian diambil menggunakan instrumen Test Anxiety Inventory (TAI-G). Hasil : Hasil uji statistic pada penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa semester 1 tingkat kecemasan yang paling banyak dialami adalah tingkat kecemasan sedang sebanyak 34 responden (68%) begitu pula pada semester 7 dengan tingkat kecemasan sedang dialami oleh 23 responden (67,6%). Hasil analisis Mann-whitney menunjukan nilai sihnifikasi (p) sebesar 0,803. Simpulan : Dari penelitian yang dilakukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan yang dialami oleh semester 1 dengan semester 7 ketika menghadapi ujian OSCE
Tidak tersedia versi lain