Text
Strategi Guru Dalam Pembentukan Akhlak Siswa Di MI Islamiyah Ngaliyan Semarang
Istilah Strategi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu strategos, yang artinya keseluruhan usaha, termasuk pemahaman atas perencanaan, cara dan teknik yang digunakan untuk mencapai tujuan. Strategi dapat dipahami sebagai garis besar panduan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Strategis juga dapat dipahami sebagai rencana cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Tujuan Mempelajari pendekatan guru untuk membantu siswa mengembangkan karakter moral, Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi instruktur dalam membentuk moralitas siswa, Mempelajari upaya apa saja yang dilakukan pengajar unt uk membentuk karakter moral peserta didik. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah penelitian lapangan atau field research yang dilakukan di MI Islamiyah Ngaliyan Semarang. Penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara. Sumber data dalam penelitian ini yaitu bersumber dari data primer dan sumber data sekunder. Kemudian penulis menganalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat peneliti simpulkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam pembentukan akhlak siswa MI Islamiyah Ngaliyan Semarang ini yaitu: a. Guru menjadi teladan bagi siswa baik itu didalam kelas maupun diluar kelas. b. Guru menggunakan strategi pembiasaan guru akan membiasakan siswa untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. c. Guru sebagai model atau contoh bagi siswannya. d. Pemberian sanksi, guru akan membuat sebuah kesepakatan pada siswannya, jika kesepakatan itu dilanggar maka akan diberikan sanksi.
Tidak tersedia versi lain