Text
Implementasi Metode Flipped Classroom pada Mata Pelajaran Fikih Ibadah Studi Kasus di Mts Nurul Ittihad Babalan Wedung Demak.
Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa (1) Pada Implementasi Metode Flipped Classroom guru memiliki konsep dalam proses pembelajaran,yaitu dibagi 3 bagian yang terdiri dari pertama, sebelum kelas dimulai (pre-class), guru memberikan materi pembelajaran dalam bentuk video, web, ppt atau media lainnya. Saat kelas dimulai (in-class), Peserta didik membuat peta konsep atau mind mapping dan guru membagi siswa menjadi 4 kelompok, kemudian siswa mendiskusikan dan mempresentasikan materi yang sudah dipelajari di rumah. Setelah kelas berakhir (out-class) berisi kesimpulan dan penutupan oleh guru.(2) Faktor Pendukung Metode Flipped Classroom yaitu pertama, motivasi belajar dari siswa itu sendiri. Kedua, penguasaan materi dan kreatifitas guru dalam mengajar. ketiga, fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah jaringan internet kurang stabil, kuota internet yang habis atau terbatas, dan keterbatasan perangkat media siswa.(3) Kelebihan Flipped Classroom yaitu Waktu di kelas lebih banyak, Menumbuhkan motivasi belajar peserta didik, Peserta didik dapat mengulang-ulang materi sampai ia benar-benar paham materinya. Sedangkan Kekurangannya adalah Memerlukan sarana dan prasarana yang memadai, Tidak semua tempat tersedia internet, Siswa yang baru mengenal metode ini butuh adaptasi karena belajar mandiri di rumah.
Tidak tersedia versi lain