Text
Upaya Smart Maritime Diplomacy Indonesia Dalam Mengatasi Konflik Laut Cina Selatan Tahun 2014-2019
Konflik Laut Cina Selatan yang melibatkan beberapa negara ASEAN tak terkecuali Indonesia membuat situasi keamanan regional semaakin memanas dan berpotensi tereskalasi.Laut Cina Selatan yang memiliki kandungan alam yang melimpah serta menjadi jalur perdagangan internasional membuatnya menjadi objek perdebatan regional. Pada awalnya konflik Laut Cina Selatan bermula ketika Tiongkok mengklaim hampir 80% wilayah Laut Cina Selatan melalui nine dash line nya sehingga memicu kemarahan negara-negara ASEAN yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Langkah upaya mengatasi Laut Cina Selatan yang diambil Indonesia tersebut yakni adalah “Smart Maritime Diplomacy”. Smart Maritime Diplomacy sendiri merupakan diplomasi yang mengacu pada pendekatan yang cerdas dan terencana dalam menjalankan diplomasi maritim. Diplomasi maritim melibatkan interaksi antara negara-negara melalui dimensi laut, termasuk isu-isu seperti keamanan maritim, perdagangan laut, keberlanjutan lingkungan laut, dan penanganan konflik yang mungkin muncul di perairan internasional. Smart Mairitime Diplomacy sendiri merupakan diplomasi yang paling sesuai untuk dilaksanakan oleh Indonesia karena sesuai dengan visi Poros Maritim Dunia
Tidak tersedia versi lain