Text
Analisis Usaha Pmbuatan Tempe di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kendal
Tempe merupakan sumber protein dan seral yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Masyarakat kita masih sangat menggemari tempe, meskipun masuk dalam golongan bahan pangan tradisional. Apalagi bagi vegetarian tempe sangat dibutuhkan untuk mengganti protein hewani. Dalam proses pembuatan tempe yang dijalankan dengan menganalisis struktur biaya yang dilakukan serta menganalisis penerimaan dan pendapatan usaha pembuatan tempe, selain itu juga menganalisis kelayakan usaha tempe. Diketahui dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total yang dikeluarkan oleh para pengusaha tempe berbeda setiap kelompok pada kelompok sebesar Rp 12.165.230, pada kelompok II sebesar Rp 31.208.300. Pendapatan yang diperoleh oleh pengusaha tempe di Kecamatan Jekulo per bulan pada kelompok I sebesar Rp 4.138.076, pada kelompok II sebesar Rp 13.904.300. Berdasarkan perhitungan R/C ratio didapatkan bahwa R/C ratio produksi tempe di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus menghasilkan nilai R/C per kelompok pengusaha lebih dari 1. artinya secara ekonomi usaha tempe layak untuk dikembangkan yang mana setiap penambahan rasio dari satuan biaya produksi akan meningkatkan perolehan sejumlah 1.34% pada kelompok 1. sedangkan pada kelompok II sebesar 1.44%.
Tidak tersedia versi lain