Text
Analisis Kelayakan Usahatani Tanaman Padi (Oryza Sativa.) Di Kelurahan Penggaron Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang
Salah satu subsektor tanaman pangan yang menjadi komoditas di Indonesia adalah padi. Penting kiranya untuk dilakukan analisa kelayakan karena menjadi tanaman yang banyak dibudidayakan dan menjadi kebutuhan pokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan usahatani tanaman padi di Kelurahan Penggaron Kidul Kecamatan Pedurungan Kota. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisa melalui pendekatan studi kasus. Dengan pengambilan sampel responden dengan teknik sampel jenuh (sensus) yang perjumlah 20 petani. Metode analisis yang digunakan diantaranya yaitu perhitungan total biaya, penerimaan, pendapatan, BEP dan R/C. Hasil penelitian diperoleh hasil total biaya padi varietas Inpari 32 sebesar Rp. 5.936.495,- dan varietas Inpari 42 sebesar Rp. 5.548.280,-. Penerimaan varietas inpari 32 sebesar Rp. 12.445.500,- dan varietas inpari 42 sebesar Rp. 12.850.000,-. Pendapatan varietas inpari 32 sebesar Rp. 7.776.367,-dan varietas inpari 42 sebesar Rp. 8.483.400. Keuntungan varietas inpari 32 sebesar Rp. 6.529.554,- dan varietas inpari 42 sebesar Rp. 7.301.720,-. BEP unit varietas inpari 32 sebesar 1.319/kg,-dan varietas inpari 42 sebesar 1.109/ kg. BEP harga varietas inpari 32 sebesar Rp. 2.147/kg,- dan varietas inpari 42 sebesar Rp. 2.253/kg Hasil analisis R/C Ratio varietas Inpari 32 sebesar 2,12 dan varietas Inpari 42 sebesar 2,32 di Kelurahan Penggaron Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang.
Tidak tersedia versi lain