Text
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Bawang Daun (Allium fistulosum L.) Di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang
Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang daun di Desa Batur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik metode sampling jenuh atau sensus dengan jumlah responden petani sebanyak 35 orang. Metode analisis data menggunakan analisis cobb douglass dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil analisis jenis kelamin responden yaitu sebanyak 28 orang (80%) adalah laki-laki, pengalaman menekuni usahatani semua diatas 10 tahun, berdaraskan luas lahan rata-rata luas lahan sebesar 1842,857 m². Jumlah tanggungan keluarga sebanyak 2 orang (5,7%) dan jumlah tenaga kerja 4-5 orang petani. Hasil dari nilai R square pada model regresi sebesar 0,986 dan nilai pada uji F statistik yaitu sebesar 472.701. Hasil analisis regresi linier berganda faktor produksi berupa luas lahan (X1) mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,01 yang artinya luas lahan berpengaruh nyata terhadap produksi bawang daun, bibit (X2) mempunyai nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,01 artinya bibit berpengaruh nyata terhadap produksi bawang daun, pupuk (X3) mempunyai nilai signifikan sebesar 0,002 < 0,01 artinya pupuk berpengaruh nyata terhadap produksi bawang daun, pestisida (X4) mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,01 artinya pestisida berpengaruh nyata terhadap produksi bawang daun, dan tenaga kerja (X5) mempunyai nilai signifikan sebesar 0,447 > 0,05 yang artinya tenaga kerja berpengaruh tidak nyata terhadap produksi bawang daun di Desa Batur.
Tidak tersedia versi lain