Text
Analisis BEP (Break Event Point) Dan R/C (Revenue Cost Ratio) Usahatani Bawang Merah (Allium Ascalonicum) Di Kelompok Tani Subur Desa Kamal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes
Tanaman hortikultura merupakan salah satu subsektor pertanian yang mempunyai potensi nilai ekonomis yang tinggi, karena permintaanya cenderung meningkat. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui total biaya, peneriman, pendapatan, BEP unit, BEP harga dan nilai R/C usahatani bawang merah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan metode pengambilan sampel daerah yaitu mengunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Subur Desa Kamal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Metode pengambilan responden mengunakan metode sensus atau sampling total dan didapatkan sebesar 36 responden Data yang diambil merupakan data primer dan data sekunder dengan teknik observasi, wawancara, kuisioner/angket, kajian pustaka, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunkaan adalah metode BEP dan R/C usahatani bawang merah. Berdasarkan analisis menunjukan biaya usahatani bawang merah mengeluarkan biaya sebesar Rp. 17.821.659. Memperoleh penerimaan sebesar Rp. 33.951.983. Sedangkan pendapatan usahatani memperoleh sebesar Rp. 16.130.324. Nilai BEP unit dan harga usahatani bawang merah yaitu 915,2/kg dan Rp.10.224/kg. Nilai R/C yang diperoleh yaitu sebesar 1,9, yang artinya usahatani bawang merah ini layak untuk diusahakan.
Tidak tersedia versi lain