Text
Analisis Kelayakan Usahatani Bawang Merah (Allium ascalonium L.) di Desa Kunir Kecamatan Dempet Kabupaten Demak
Sektor pertanian mimiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian suatu daerah, terutama Indonesia yang memiliki dua musim yaitu kemarau dan musim hujan, yang sangat cocok untuk bercocok tanam. Tujuan penelitian ini untuk menentukan biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usahatani di tinjau dari R/C ratio pada usahatani bawang merah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakuan di Desa Kunir Kecamatan Dempet Kabupaten Demak. Responden dalam penelitian ini 14 responden dengan penentuan berdasarkan petani yang masih aktif dalam membudidayakan bawang merah. Data yang diambil berupa data primer dan sekunder. Berdasarkan analisis menunjukan biaya usahatani dengan lahan milik pribadi sebesar Rp.59.901.167 penerimaan sebesar Rp. 154.042.714 pendapatan sebesar Rp. 91.295.398. Nilai R/C sebesar 2.64 dikatakan layak. Sedangkan untuk lahan sewa mengeluarkan Biaya sebesar Rp. 69.495.792 penerimaan sebesar Rp. 153.892.07 pendapatan sebesar Rp.85.467.035. Nilai R/C usahatani bawang merah sebesar 2.34 dikatakan layak.
Tidak tersedia versi lain