Text
Analisis Usahatani Kacang Tanah Varietas Gajah Desa Ngetuk Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati
Kacang tanah memiliki prospek yang sangat baik, baik dari harga jual maupun permintaannya. Kacang tanah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui usahatani kacang tanah berupa biaya produksi, penerimaan dan pendapatan, tingkat kelayakan usahatani dari kriteria BEP (Break Even Point) dan nilai R/C (Revenue Cost Ratio). Metode penelitian adalah metode deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel 20 responden. Dari penelitian diperoleh hasil total rata-rata biaya usahatani kacang tanah dengan luas lahan 1 hektar dalam satu kali musim tanam sebesar Rp.17.381.767/ musim tanam pada lahan sewa, lahan milik sendiri sebesar Rp.13.002.060/ musim tanam. Penerimaan yang diperoleh pada lahan sewa sebesar Rp.40.176.000/ musim tanam, pada lahan milik sendiri sebesar Rp 31.340.564/ musim tanam. Pendapatan pada lahan sewa sebesar Rp.22.794.233/ musim tanam, pada lahan milik sendiri sebesar Rp.22.229.940/ musim tanam. Analisis kelayakan ditinjau dari perhitungan BEP Harga diperoleh hasil sebesar Rp.4.159/kg/ musim tanam pada lahan sewa, pada lahann milik sendiri sebesar Rp.3.554 /kg/ musim tanam. Sedangkan ditinjau dari BEP produksi (kg) sebesar 2.624kg/musim tanam pada lahan sewa, pada lahan milik sendiri rata- rata 2.061kg/ musim tanam. dan nilai R/C yang didapatkan sebesar 2.31 untuk lahan sewa. lahan milik sendiri mendapatkan nilai 2,71 dari analisis kelayakan tersebut, maka usahatani kacang tanah layak diusahakan.
Tidak tersedia versi lain