Text
Dampak Perkebunan kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Petani Sawit di Desa Sungai Bedau Kecamatan kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani sawit dan dampak perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Bedaun Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Metode dasar penelitian analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini ada 13 petani sawi. Hasil penelitian ini menunjukan petani kelapa sawit mayoritas pada usia produktif, mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Pendidikan dianggap penting bagi petani, dan persentase tertinggi di desa ini adalah lulusan sekolah menengah atas. Luas lahan yang dimiliki petani di desa tersebut seluas >3 ha. Banyaknya tanggungan keluarga juga mempengaruhi kemampuan. Kehadiran perkebunan kelapa sawit telah meningkatkan taraf hidup para petani, memungkinkan mereka membangun rumah permanen, menggunakan peralatan modern, dan memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anak mereka. Secara keseluruhan, keberadaan perkebunan kelapa sawit telah memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi, meningkatkan, dan menurunkan angka pengangguran di daerah. Pendapatan petani meningkat setelah mengenal perkebunan kelapa sawit. Rata-rata pendapatan tahunan sebelum mengenal kelapa sawit adalah Rp37.271.429/tahun, sedangkan setelah mengenal perkebunan kelapa sawit meningkat menjadi rata-rata Rp177.967.154/tahun. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan setelah mengenal perkebunan kelapa sawit lebih baik dibandingkan sebelumnya. Produktivitas kelapa sawit dengan nilai rata- rata produktivitasnya sebesar 26,11 ton/ha/tahun dengan dengan jumlah rata-rata produksi sebesar 104,469 ton dan rata-rata luas lahan sebesar >3 ha.
Tidak tersedia versi lain