Text
Pengaruh Variasi Diameter Nozzle Terhadap Kinerja Turbin Pelton
Indonesia memiliki energi air yang sangat melimpah, pemanfaatan air sebagai pembangkit listrik terus dikembangkan baik dalam skala besar maupun skala kecil. Salah satu pembangkit listrik tenaga air yang digunakan untuk memanfaatkan tenaga air dan yang bisa dibuat adalah turbin air. Turbin air merupakan salah satu peralatan pokok dalam suatu pembangkit listrik tenaga air yang berfungsi mengubah energi potensial berupa kecepatan oleh Nozzle menjadi energi mekanik berupa putaran pada poros turbin. Turbin pelton memanfaatkan nozzle sebagai pengatur arah aliran air untuk menggerakan putaran sudu turbin. Dalam penelitian ini saya menggunakan metode experimental dengan diameter nozzle yaitu 10 mm, 12 mm, dan 14 mm dengan variasi tutupan bypass pengatur debit air 1/4, 1/2, 3/4 dan penuh , serta melakukan pengujian unjuk kerja menggunakan turbin pelton. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa uji kinerja dan analisa yang dilakukan menunjukan bahwa ada pengaruh diameter nozzle dan variasi bukaan katup terhadap unjuk kerja turbin pelton yang paling baik didapatkan dengan diameter nozzle 10 mm dan variasi bukaan katup pengatur debit air penuh , dimana mendapatkan daya turbin 154,17 W dan efisiensi 19,54%.
Tidak tersedia versi lain