Text
Pengaruh Metode pengelasan SMAW, GTAW dan Kombinasi Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Sambungan Las Pada Material Pipa Schedule 40
Pengelasan merupakan teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan logam kontinyu. Jenis dan teknik pengelasan sangat bervariasi tetapi yang sering digunkan dalam industri kontruksi yaitu teknik SMAW dan GTAW. SMAW merupakan metode penyambungan logam yang menggunakan energi panas untuk mencairkan benda kerja dan elektroda, sedangkan GTAW adalah preoses pengelasan busur listrik yang menggunakan elektroda tak terumpan atau tidak ikut mencair. Salah satu teknik pengelasa digunakan untuk menyambungkan baja schedule yang berbentuk pipa dengan menggunkan pengelasan but joint V untuk mendapatkan penyambungan yang kuat. Oleh karena itu metode pengelasan menjadi sangat penting untuk mendapatkan pengelasan yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah megetahui pengaruh metode pengelasan SMAW, GTAW dan kombinasi terhadap sifat mekanik dan struktur mikro sambungan las pada material pipa schedule 40. Dari hasil penelitian didapatkan uji bending tertinggi menggunakan metode GTAW sebesar 128,65 Mpa, Kombinasi sebesar 113,68 Mpa dan SMAW 87,6 Mpa. Uji kekerasan dimana SMAW memiliki kekerasan di daerah base metal sebesar 62 HRB, GTAW sebesar 61,8 HRB dan kombinasi sebesar 66,33 HRB. Pada daerah HAZ nilai kekerasan SMAW sebesar 67,66 HRB, GTAW sebesar 74,8 HRB dan kombinasi sebesar 80 HRB. Pada daerah weld metal nilai kekerasan SMAW sebesar 66,8 HRB, GTAW sebesar 79,66 HRB dan Kombinasi sebesar 73,33 HRB. Pada struktur mikro spesimen las SMAW komposisi AF (Acicular Ferrite) berbentuk bintik putih terang dengan arah acak, ferrite kasar (Coarse Grains Ferrite) berbentuk putih besar, Pearlite kasar halus, Widmanstaten (WF) dan grain boundry ferrite (GBF). Struktur mikro pada SMAW daerah HAZ didominasi AF (Acicular Ferrite ) berbentuk bi
Tidak tersedia versi lain